Sunday, March 23, 2025

Penerapan Multi-Factor Authentication (MFA) pada Platform ASN Digital BKN

 Penerapan Multi-Factor Authentication (MFA) pada Platform ASN Digital BKN

Seiring meningkatnya ancaman siber seperti phishing, pencurian identitas, dan peretasan akun, Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah mengambil langkah strategis dengan menerapkan Multi-Factor Authentication (MFA) pada platform ASN Digital. Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan data kepegawaian dan informasi pribadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Latar Belakang Kebijakan

MFA adalah metode autentikasi yang mengharuskan pengguna untuk memberikan lebih dari satu bukti identifikasi sebelum mendapatkan akses ke akun mereka. Langkah ini penting mengingat kebocoran data sering disebabkan oleh:

  • Penggunaan kredensial yang lemah.

  • Kerentanan sistem yang belum diperbarui.

  • Malware pencuri kredensial (Stealer) yang terinstal pada perangkat pengguna.

Langkah-Langkah Penerapan MFA

Untuk memastikan implementasi MFA berjalan lancar, BKN menetapkan beberapa langkah penting sebagai berikut:

  1. Single Access Login

  2. Aktivasi MFA

    • Seluruh ASN wajib mengaktifkan MFA melalui platform tersebut. Panduan aktivasi dapat ditemukan di s.id/aktivasimfaasn.

  3. Sosialisasi Teknis

    • BKN telah melakukan sosialisasi secara nasional pada 17 Maret 2025 melalui Zoom Meeting dan YouTube resmi BKN.

  4. Penutupan Akses Lama

    • Akses langsung ke layanan terpisah akan ditutup pada 23 Maret 2025 pukul 23:59 WIB, dan layanan akan dialihkan ke platform ASN Digital.

  5. Pemutakhiran Data Kontak

    • ASN diharapkan memperbarui nomor telepon dan email mereka untuk kebutuhan notifikasi layanan.

  6. Bantuan Teknis

    • Jika terjadi kendala dalam penggunaan MFA, ASN dapat menghubungi Helpdesk melalui platform ASN Digital atau kantor regional BKN setempat.

Himbauan Keamanan Tambahan

Selain menerapkan MFA, BKN juga mengimbau agar ASN menggunakan password yang kuat, unik untuk setiap akun, dan menggantinya secara berkala. ASN juga diingatkan untuk tidak membagikan password mereka kepada pihak lain.

Penerapan MFA ini diharapkan mampu meningkatkan keamanan dan efisiensi dalam penggunaan layanan digital kepegawaian, seiring komitmen BKN dalam mendukung transformasi digital serta penguatan keamanan informasi bagi ASN.

Berikut link unduhan suratnya: 
KLIK DI SINI

Sunday, March 16, 2025

Arti Kode Status Info GTK

 

Memahami Arti Kode Status Info GTK pada Tunjangan Profesi Guru 2025

Berikut adalah penjelasan mengenai beberapa kode status yang muncul pada Info GTK terkait Tunjangan Profesi Guru (TPG) 2025 beserta solusi yang dapat diambil oleh guru jika kode tersebut muncul:

Kode 01: Beban Mengajar Tidak Linier
Kode ini menandakan bahwa guru mengajar mata pelajaran yang tidak sesuai dengan sertifikasinya, misalnya guru Matematika mengajar Seni Budaya. Akibatnya, data di Dapodik tidak terbaca dan status guru menjadi Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Solusinya adalah memastikan beban mengajar sesuai dengan bidang sertifikasi yang dimiliki.




Kode 02: Beban Mengajar Tidak Memenuhi Syarat
Kode ini menunjukkan bahwa jumlah jam mengajar guru belum memenuhi ketentuan minimal untuk menerima tunjangan. Untuk mengatasinya, guru harus menambah jam mengajar atau memperbaiki data Dapodik.

Kode 04: Status Info GTK Belum Valid untuk TPG 2025
Kode ini muncul jika guru belum memiliki sertifikasi atau Nomor Registrasi Guru (NRG) belum diterbitkan. Guru disarankan untuk berkoordinasi dengan operator profesi di tingkat kabupaten/kota atau provinsi untuk memastikan penerbitan NRG.

Kode 06: Akun Tidak Aktif atau Usia Pensiun
Kode ini diberikan jika akun guru terdeteksi tidak aktif atau guru telah memasuki usia pensiun (60 tahun ke atas). Jika terjadi kesalahan, segera laporkan ke Dinas Pendidikan setempat.

Kode 07: Menunggu Penerbitan SKTP
Kode ini menandakan bahwa guru tinggal menunggu proses penerbitan Surat Keputusan Tunjangan Profesi (SKTP). Setelah SKTP diterbitkan, guru akan diminta menandatangani Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPJ) sebelum tunjangan cair.

Kode 08: Status Valid, Tinggal Menunggu Pencairan
Kode ini merupakan kabar baik bagi guru karena berarti data telah valid, SKTP sudah terbit, dan tunjangan hanya tinggal menunggu proses pencairan ke rekening bank.

Kode 13: Menunggu Validasi Rekening
Kode ini menandakan bahwa proses pengajuan SKTP masih tertunda karena rekening guru memerlukan validasi. Guru disarankan memeriksa data rekening pada Info GTK dan berkoordinasi dengan pihak bank jika diperlukan.

Kode 16: Menunggu Pengusulan oleh Operator Tunjangan
Jika kode ini muncul, berarti Info GTK sudah valid, namun SKTP belum diterbitkan karena masih menunggu pengusulan dari operator tunjangan. Guru disarankan memastikan operator segera mengajukan pengusulan tersebut.

Kode 17: Guru Sertifikasi Tidak Aktif Permanen
Kode ini muncul jika seorang guru berpindah dari Kemendikdasmen ke Kementerian Agama (Kemenag), sehingga guru tidak lagi berhak menerima TPG dari Kemendikbud.

Kode 19: Sertifikasi Tidak Valid
Kode ini diberikan jika mata pelajaran yang diajarkan tidak sesuai dengan ijazah yang dimiliki. Jika ini terjadi, guru perlu melakukan verifikasi data melalui Dinas Pendidikan setempat.

Kode 99: Guru di Luar Naungan Kemendikdasmen
Kode ini diberikan jika seorang guru mengajar di bawah naungan Kemenag namun masih terdaftar di Info GTK Kemendikbud. Guru disarankan memperbarui data sesuai dengan institusi tempat mereka mengajar.

Dengan memahami arti kode-kode tersebut, guru dapat segera mengambil langkah yang tepat untuk memastikan hak mereka atas Tunjangan Profesi Guru tetap terjamin.

Bank Soal Kelas 6 SD untuk Persiapan Ujian

Bank Soal Kelas 6 SD untuk Persiapan Ujian

Memasuki jenjang akhir Sekolah Dasar (SD), siswa kelas 6 dihadapkan pada berbagai ujian penting, seperti Ujian Sekolah (US) dan ujian-ujian lain yang menentukan kelulusan. Salah satu cara efektif untuk membantu siswa mempersiapkan diri adalah dengan berlatih mengerjakan bank soal. Berikut ini adalah beberapa contoh soal dari berbagai mata pelajaran yang dapat membantu siswa kelas 6 dalam belajar.

Contoh ulasan: 

1. Matematika

Soal: Sebuah kolam ikan berbentuk persegi panjang memiliki panjang 12 meter dan lebar 8 meter. Berapakah luas kolam ikan tersebut?

Jawaban: Luas = Panjang × Lebar = 12 × 8 = 96 m²

2. Bahasa Indonesia

Soal: Pilihlah kata baku yang benar untuk melengkapi kalimat berikut: "Ibu sedang ... kue untuk acara keluarga." a. membuat
b. membikin
c. ngebuat
d. masak

Jawaban: Jawaban yang benar adalah a. membuat.

3. IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)

Soal: Apa fungsi utama akar pada tumbuhan?

a. Sebagai tempat fotosintesis b. Menyerap air dan mineral dari tanah c. Menyerap karbon dioksida d. Membantu penyerbukan

Jawaban: Jawaban yang benar adalah b. Menyerap air dan mineral dari tanah.

4. IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial)

Soal: Indonesia memiliki beragam suku bangsa. Suku Batak berasal dari provinsi mana?

a. Sumatera Barat b. Sumatera Utara c. Riau d. Lampung

Jawaban: Jawaban yang benar adalah b. Sumatera Utara.

5. PPKn (Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan)

Soal: Pancasila sebagai dasar negara berfungsi sebagai ...

a. Sumber segala sumber hukum di Indonesia b. Sumber penghasilan negara c. Alat untuk menjatuhkan pemerintah d. Pedoman dalam berolahraga

Jawaban: Jawaban yang benar adalah a. Sumber segala sumber hukum di Indonesia.

Tips Belajar Efektif untuk Ujian

Untuk memaksimalkan hasil belajar, siswa dapat mengikuti beberapa tips berikut:

  1. Buat jadwal belajar yang teratur.
  2. Latihan soal secara rutin untuk mengasah pemahaman.
  3. Diskusikan soal-soal yang sulit bersama teman atau guru.
  4. Jangan lupa beristirahat yang cukup agar tubuh dan pikiran tetap segar.

Dengan banyak berlatih soal dan menerapkan strategi belajar yang tepat, siswa kelas 6 dapat lebih siap menghadapi ujian dan mencapai hasil yang optimal. Semoga artikel ini bermanfaat dan membantu para siswa dalam meraih kesuksesan! berikut link unduhannya, semoga bermafaat

Thursday, February 13, 2025

Link Perangkat Ajar

 Untuk Bapak/Ibu atau sahabat² yg membutuhkan Perangkat Ajar SD kelas 1 s.d 6 

Silahkan di edit sesuai kebutuhan dan boleh di-download secara GRATIS.

1. Perangkat Pembelajaran Guru Kelas 1 SD Kurikulum Merdeka

https://bit.ly/perangkat-ikm-1-sd

2. Perangkat Pembelajaran Guru Kelas 2 SD Kurikulum Merdeka

https://bit.ly/perangkat-ikm-2-sd

3. Perangkat Pembelajaran Guru Kelas 3 SD Kurikulum Merdeka

https://bit.ly/perangkat-ikm-3-sd

4. Perangkat Pembelajaran Guru Kelas 4 SD Kurikulum Merdeka

https://bit.ly/perangkat-ikm-4-sd

5. Perangkat Pembelajaran Guru Kelas 5 SD Kurikulum Merdeka

https://bit.ly/perangkat-ikm-5-sd

6. Perangkat Pembelajaran Guru Kelas 6 SD Kurikulum Merdeka

https://bit.ly/perangkat-ikm-6-sd

7. Perangkat Pembelajaran Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) SD Kelas I-VI 

https://www.beritaguru.com/2021/03/perangkat-pembelajaran-guru-pai-sd.html

Silahkan diteruskan ke relasi² panjenengan. Semoga bermanfaat ⭐⭐⭐⭐⭐

Wednesday, February 12, 2025

POS US 2025

Penyelenggaraan Ujian Sekolah 2025: Panduan Lengkap Berdasarkan Prosedur Operasional Standar (POS)

Ujian Sekolah (US) adalah bagian penting dari proses evaluasi pendidikan di Indonesia. Pada tahun 2025, pelaksanaan Ujian Sekolah diatur secara rinci melalui Prosedur Operasional Standar (POS) Ujian Sekolah 2025, yang menjadi pedoman utama dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi ujian. POS ini dirancang untuk memastikan Ujian Sekolah berjalan dengan lancar, transparan, dan akuntabel.

Deskripsi Singkat Tentang POS Ujian Sekolah 2025

POS Ujian Sekolah 2025 adalah dokumen resmi yang memuat serangkaian aturan teknis dan prosedur pelaksanaan ujian. Dokumen ini mengatur berbagai aspek ujian, mulai dari perencanaan, pelaksanaan teknis, pengawasan, hingga pelaporan hasil ujian. Dengan mengikuti POS, setiap sekolah diharapkan dapat menyelenggarakan ujian dengan standar yang sama, sehingga menjaga mutu dan keadilan dalam proses evaluasi peserta didik.

Beberapa poin penting dalam POS Ujian Sekolah 2025 meliputi:

  1. Persiapan Ujian

    • Penyusunan jadwal ujian sesuai kalender pendidikan.
    • Penetapan mata pelajaran yang diujikan.
    • Pembuatan soal ujian yang mengacu pada Kurikulum Merdeka dan Kurikulum 2013.
  2. Pelaksanaan Ujian

    • Dilaksanakan secara luring (tatap muka) dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.
    • Setiap sekolah wajib menyiapkan ruang ujian, perangkat administrasi, dan logistik sesuai standar.
  3. Pengawasan dan Pengendalian

    • Penunjukan pengawas ujian dilakukan oleh pihak sekolah dengan syarat-syarat tertentu.
    • Pengawasan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan ujian berjalan jujur dan transparan.
  4. Penilaian dan Pelaporan

    • Hasil ujian diolah berdasarkan pedoman penilaian yang telah ditetapkan.
    • Laporan hasil ujian disampaikan secara transparan kepada peserta didik dan orang tua.

Pentingnya Mematuhi POS Ujian Sekolah 2025

POS Ujian Sekolah 2025 bertujuan untuk menciptakan sistem evaluasi pendidikan yang terstandar di seluruh Indonesia. Mematuhi aturan dalam POS membantu sekolah menjaga integritas pelaksanaan ujian dan memastikan hasil ujian mencerminkan kompetensi peserta didik secara objektif.

Selain itu, POS juga memberikan panduan teknis yang jelas kepada semua pihak yang terlibat, termasuk kepala sekolah, guru, pengawas, dan peserta ujian, sehingga meminimalkan potensi kesalahan dan kendala selama ujian berlangsung.

Unduh POS Ujian Sekolah 2025

Untuk mendapatkan informasi lebih lengkap tentang tata cara penyelenggaraan Ujian Sekolah 2025, Anda dapat mengunduh dokumen POS Ujian Sekolah 2025 melalui tautan berikut:
👉 Unduh POS Ujian Sekolah 2025 di sini

Kesimpulan

Penyelenggaraan Ujian Sekolah adalah momen penting dalam siklus pendidikan yang membutuhkan perencanaan matang dan pelaksanaan yang sesuai prosedur. Dengan mematuhi POS Ujian Sekolah 2025, sekolah dapat memastikan proses evaluasi berjalan lancar, adil, dan transparan. Mari bersama-sama menjaga integritas pendidikan di Indonesia melalui pelaksanaan Ujian Sekolah yang berkualitas.

Semoga pelaksanaan Ujian Sekolah 2025 di setiap sekolah berjalan dengan sukses dan memberikan hasil yang maksimal untuk seluruh peserta didik!

Sunday, February 9, 2025

APLIKASI PERANGKAT PEMBELAJARAN SEMUA JENJANG SEMUA KELAS SEMUA MAPEL

 Aplikasi Perangkat Ajar untuk Semua Jenjang dan Semua Mapel: Solusi Praktis bagi Guru

Dalam dunia pendidikan, guru memegang peran penting dalam memastikan pembelajaran berlangsung secara efektif. Salah satu elemen utama yang mendukung proses ini adalah perangkat ajar, yang mencakup rencana pembelajaran, materi, dan alat bantu lainnya. Untuk mendukung para pendidik di berbagai jenjang dan mata pelajaran, kini hadir Aplikasi Perangkat Ajar yang dapat diakses dengan mudah dan gratis.

Apa Itu Aplikasi Perangkat Ajar?

Aplikasi Perangkat Ajar ini dirancang untuk mempermudah guru dalam menyusun, mengelola, dan menerapkan perangkat ajar yang sesuai dengan kurikulum. Aplikasi ini mencakup:

  1. Perangkat Pembelajaran untuk Semua Jenjang: Dari PAUD, SD, SMP, hingga SMA/SMK.
  2. Materi untuk Semua Mata Pelajaran: Mulai dari Matematika, IPA, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, hingga Pendidikan Agama.
  3. Template dan Format Terstandar: Sesuai dengan kebijakan kurikulum terbaru, termasuk Kurikulum Merdeka.

Manfaat Aplikasi Perangkat Ajar

  • Efisiensi Waktu: Guru tidak perlu menyusun perangkat ajar dari awal, cukup menyesuaikan materi dengan kebutuhan siswa.
  • Kemudahan Akses: Perangkat dapat diunduh dalam format digital dan diakses kapan saja, baik melalui laptop maupun smartphone.
  • Kelengkapan Materi: Termasuk RPP, modul ajar, lembar kerja siswa (LKS), dan bahan evaluasi.

Cara Mengunduh Aplikasi Perangkat Ajar

Guru yang ingin memanfaatkan aplikasi ini dapat mengunduhnya melalui tautan berikut:
👉 Unduh Aplikasi Perangkat Ajar

Tautan ini akan membawa Anda ke file aplikasi yang bisa langsung digunakan setelah diunduh.

Mengapa Guru Harus Menggunakan Aplikasi Ini?

Dalam era digital, adaptasi teknologi menjadi hal yang sangat penting, termasuk dalam dunia pendidikan. Dengan menggunakan Aplikasi Perangkat Ajar ini, guru dapat lebih fokus pada pengajaran kreatif dan inovatif, tanpa harus terbebani oleh teknis penyusunan perangkat ajar.

Selain itu, aplikasi ini juga mendukung guru dalam:

  • Meningkatkan kualitas pembelajaran.
  • Menghemat biaya, karena perangkat ajar ini gratis.
  • Menyediakan materi pembelajaran yang up-to-date dan relevan

Kesimpulan

Aplikasi Perangkat Ajar ini adalah solusi praktis dan efisien bagi para guru di semua jenjang pendidikan dan mata pelajaran. Dengan mengunduh dan memanfaatkan aplikasi ini, para pendidik dapat mengoptimalkan waktu dan tenaga untuk memberikan yang terbaik bagi siswa mereka.

Jadi, tunggu apa lagi? Segera unduh aplikasinya dan jadilah guru yang kreatif, inovatif, dan inspiratif!


Semoga artikel ini bermanfaat bagi rekan-rekan guru. Tetap semangat mendidik generasi penerus bangsa! 😊

Sunday, February 2, 2025

Aplikasi Perangkat Pembelajaran dengan CP Terbaru


 CP dan TP Terbaru Fase ABCD: Pemahaman, Perangkat Ajar, dan Aplikasinya

Dalam kurikulum terbaru, Capaian Pembelajaran (CP) dan Tujuan Pembelajaran (TP) menjadi bagian penting dalam merancang proses pembelajaran yang lebih fleksibel dan berbasis kompetensi. CP dan TP disusun dalam beberapa fase, yaitu Fase A, B, C, dan D, yang mencakup berbagai tingkat pendidikan. Artikel ini akan membahas CP dan TP terbaru pada fase-fase tersebut serta perangkat ajar dan aplikasinya dalam kegiatan belajar-mengajar.

1. Pengertian CP dan TP

Capaian Pembelajaran (CP)

CP merupakan kompetensi yang harus dicapai oleh peserta didik dalam satu fase pembelajaran. CP dirancang agar lebih fleksibel dan memberikan ruang bagi guru untuk menyesuaikan metode pembelajaran sesuai dengan karakteristik peserta didik.

Tujuan Pembelajaran (TP)

TP adalah tujuan yang lebih rinci yang harus dicapai dalam setiap pertemuan atau unit pembelajaran. TP berfungsi sebagai panduan bagi guru dalam merancang strategi pembelajaran yang efektif.

2. CP dan TP dalam Fase ABCD

Fase A (Kelas 1-2 SD)

  • Fokus pada pengenalan konsep dasar literasi, numerasi, serta pengembangan karakter dan keterampilan sosial.

  • Contoh CP: Memahami dan menggunakan kata-kata sederhana dalam komunikasi sehari-hari.

  • Contoh TP: Siswa mampu membaca kata-kata sederhana dengan pengucapan yang benar.

Fase B (Kelas 3-4 SD)

  • Mengembangkan keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan pemahaman konsep yang lebih kompleks.

  • Contoh CP: Menggunakan kalimat sederhana dalam berbagai konteks komunikasi.

  • Contoh TP: Siswa mampu menulis kalimat sederhana untuk menceritakan pengalaman pribadi.

Fase C (Kelas 5-6 SD)

  • Menyempurnakan keterampilan dasar dan memperluas wawasan siswa terhadap dunia sekitar.

  • Contoh CP: Memahami teks bacaan dengan struktur yang lebih kompleks.

  • Contoh TP: Siswa dapat menyimpulkan isi teks bacaan dengan menggunakan kalimat sendiri.

Fase D (Kelas 7-9 SMP)

  • Mengembangkan pemikiran analitis dan sintesis untuk memahami berbagai disiplin ilmu.

  • Contoh CP: Menggunakan berbagai strategi dalam memahami teks akademik dan literasi.

  • Contoh TP: Siswa mampu menulis esai sederhana dengan argumentasi yang jelas.

3. Perangkat Ajar untuk Mendukung CP dan TP

Perangkat ajar yang dapat digunakan meliputi:

  • Modul Ajar: Bahan ajar yang telah disusun sesuai dengan CP dan TP.

  • LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik): Membantu siswa dalam memahami materi secara lebih aktif.

  • Multimedia Interaktif: Video, simulasi, dan aplikasi digital yang membantu visualisasi konsep.

  • Asesmen Formatif dan Sumatif: Digunakan untuk mengukur pencapaian CP dan TP.

4. Aplikasi CP dan TP dalam Pembelajaran

Untuk mengimplementasikan CP dan TP dalam pembelajaran, guru dapat melakukan langkah-langkah berikut:

  1. Merancang RPP Berdasarkan CP dan TP: Rencana Pelaksanaan Pembelajaran harus sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai.

  2. Menggunakan Metode Pembelajaran yang Variatif: Seperti diskusi kelompok, proyek berbasis penelitian, dan pembelajaran berbasis teknologi.

  3. Melakukan Evaluasi Berbasis Kompetensi: Menggunakan asesmen formatif dan sumatif untuk memastikan pencapaian kompetensi.

  4. Menerapkan Differentiated Learning: Menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan individu siswa.

Aplikasi perangkat, CP Fase ABC,  Contoh Jadwal : KLIK DI SINI BU CHACHA..HEHE

BACA JUGA : APLIKASI SEMUA JENJANG SEMUA MAPEL

Mau Nyawer?? Boleh : https://saweria.co/jamilsaiful

Kesimpulan

CP dan TP terbaru dalam Fase ABCD memberikan fleksibilitas bagi guru dalam merancang pembelajaran yang lebih bermakna dan relevan dengan kebutuhan siswa. Dengan pemanfaatan perangkat ajar yang tepat dan strategi pembelajaran yang efektif, implementasi CP dan TP dapat meningkatkan kualitas pendidikan secara signifikan. Guru diharapkan mampu berinovasi dalam menerapkan kurikulum ini agar siswa lebih siap menghadapi tantangan masa depan.

Dengan memahami CP dan TP secara mendalam, guru dapat menciptakan pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak di setiap fasenya. Semoga artikel ini membantu dalam memahami dan menerapkan CP serta TP dengan lebih baik!


Wednesday, January 15, 2025

Administrasi Kelas Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah


 Administrasi Kelas Sekolah Dasar: Fondasi Penting untuk Pendidikan Berkualitas

Administrasi kelas di sekolah dasar adalah tulang punggung dari proses pembelajaran yang efektif dan terorganisir. Meski sering kali terkesan sebagai tugas administratif semata, administrasi kelas sebenarnya memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, mendukung perkembangan siswa, dan memastikan tujuan pendidikan tercapai dengan maksimal.

Namun, apa sebenarnya administrasi kelas itu, dan mengapa hal ini begitu penting? Mari kita telusuri lebih dalam.


Apa Itu Administrasi Kelas?

Administrasi kelas mencakup semua kegiatan pengelolaan yang dilakukan oleh guru untuk memastikan kelas berjalan dengan lancar. Ini mencakup perencanaan jadwal harian, pengelolaan kehadiran siswa, pendataan nilai, hingga pengaturan dokumen penting seperti rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP).

Administrasi kelas tidak hanya berfokus pada dokumen, tetapi juga pada bagaimana guru menciptakan suasana belajar yang positif, mengelola perilaku siswa, dan memastikan interaksi dalam kelas berjalan harmonis.


Komponen Penting Administrasi Kelas

  1. Perencanaan Pembelajaran
    Sebelum masuk kelas, guru harus memiliki rencana pembelajaran yang matang. Dokumen seperti RPP, silabus, dan jadwal mingguan menjadi alat utama yang membantu guru memberikan pelajaran secara terarah.

  2. Pendataan Kehadiran Siswa
    Kehadiran adalah salah satu indikator penting dalam proses belajar. Guru harus memastikan kehadiran siswa tercatat dengan rapi untuk memantau keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran.

  3. Pengelolaan Nilai dan Evaluasi
    Administrasi kelas juga mencakup pencatatan nilai hasil belajar siswa, baik dari tugas, ulangan, maupun aktivitas lainnya. Dengan pencatatan yang baik, guru dapat lebih mudah mengevaluasi kemajuan siswa dan memberikan umpan balik yang sesuai.

  4. Dokumentasi Aktivitas Kelas
    Dokumentasi berupa foto, catatan kegiatan, atau laporan harian membantu mencatat berbagai aktivitas yang dilakukan siswa. Ini juga menjadi rekam jejak penting bagi sekolah dan orang tua untuk memantau perkembangan siswa.

  5. Pengelolaan Peralatan dan Media Pembelajaran
    Buku, alat tulis, alat peraga, hingga teknologi seperti komputer atau proyektor adalah elemen pendukung pembelajaran. Administrasi yang baik memastikan semua peralatan tersedia dan digunakan dengan optimal.


Mengapa Administrasi Kelas Penting?

Bayangkan sebuah kelas tanpa perencanaan dan pengelolaan yang baik. Guru mungkin merasa kewalahan, siswa menjadi tidak terarah, dan proses belajar-mengajar akan terganggu. Administrasi kelas memberikan struktur yang jelas, memastikan setiap elemen pembelajaran berjalan sesuai rencana.

Selain itu, administrasi kelas membantu guru untuk:

  • Memantau perkembangan siswa secara detail.
  • Mengidentifikasi dan menangani masalah lebih awal.
  • Meningkatkan efisiensi waktu dan tenaga.
  • Menjalin komunikasi yang efektif dengan orang tua dan pihak sekolah.

Tips Administrasi Kelas yang Efektif

  1. Gunakan Teknologi
    Manfaatkan aplikasi atau software pengelolaan kelas untuk mempermudah pencatatan data, pengelolaan nilai, dan komunikasi dengan orang tua.

  2. Rutin Melakukan Evaluasi
    Tinjau kembali administrasi kelas secara berkala untuk memastikan semuanya berjalan dengan baik dan mencari solusi jika ada kendala.

  3. Libatkan Siswa
    Berikan tanggung jawab kecil kepada siswa, seperti menjaga kebersihan kelas atau mengatur jadwal piket. Ini akan membantu mereka belajar tentang disiplin dan tanggung jawab.

  4. Sediakan Waktu untuk Dokumentasi
    Jangan menunda-nunda pekerjaan administrasi. Sisihkan waktu khusus untuk mencatat dan mengelola dokumen agar tidak menumpuk.


Kesimpulan

Administrasi kelas bukan sekadar tugas administratif, tetapi kunci untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung tumbuh kembang siswa. Dengan pengelolaan yang baik, guru dapat menjalankan tugasnya dengan lebih efektif, siswa merasa nyaman, dan tujuan pembelajaran dapat tercapai secara optimal.

Mari jadikan administrasi kelas sebagai bagian tak terpisahkan dari proses pendidikan yang berkualitas di sekolah dasar!


Semoga artikel ini dapat memberikan wawasan dan semangat baru dalam mengelola administrasi kelas di sekolah dasar. 😊

APLIKASI INI GRATIS, TAPI KALAU ADA YANG MAU TRAKTIR NGOPI BOLEH, HEHE SEIKHLASNYA:

untuk mempermudah administrasi kelas dapat mengunduh aplikasinya di bawah ini:

KLIK DI SINI

Kumpulan LKPD SD Negeri 1 Srimenganten

Kumpulan LKPD SD Negeri 1 Srimenganten

CARA UNDUH, KLIK LINKNYA, SETELAH MUNCUL HALAMAN BLOG, SCROLL KE BAWAH, SETELAH MUNCUL TAMPILAN SEPERTI INI, LALU UNDUH SATU PERSATU FILENYA.


Berikut Tautannya: 

LKPD Kelas I :

https://uptudatemoney.blogspot.com/2025/01/kumpulan-lkpd-kelas-1-sdmi-lengkap.html

LKPD Kelas II

https://uptudatemoney.blogspot.com/2025/01/kumpulan-lkpd-kelas-2-sdmi-lengkap.html

LKPD Kelas III

https://uptudatemoney.blogspot.com/2025/01/kumpulan-lkpd-kelas-3-sdmi-lengkap.html

LKPD Kelas IV

https://uptudatemoney.blogspot.com/2025/01/kumpulan-lkpd-kelas-4-sdmi-lengkap.html

LKPD Kelas V

https://uptudatemoney.blogspot.com/2025/01/kumpulan-lkpd-kelas-5-sdmi-lengkap.html

LKPD Kelas VI

https://uptudatemoney.blogspot.com/2025/01/kumpulan-lkpd-kelas-6-sdmi-lengkap.html


Tuesday, January 14, 2025

49 Ide Pembelajaran Deep Learning


Ide Pembelajaran Deep Learning untuk Guru: Meningkatkan Pemahaman dan Keterampilan Siswa

Dalam era pendidikan modern, metode pembelajaran yang mendalam atau "deep learning" menjadi semakin relevan. Konsep ini menekankan pemahaman mendalam, penerapan pengetahuan dalam konteks nyata, dan pengembangan keterampilan berpikir kritis. Guru memiliki peran penting dalam menerapkan strategi deep learning di kelas, dan berikut adalah beberapa ide yang dapat membantu.

1. Proyek Berbasis Masalah (Project-Based Learning)

Metode ini mengajak siswa untuk memecahkan masalah nyata sebagai bagian dari pembelajaran mereka. Sebagai contoh, dalam pelajaran sains, siswa dapat diminta untuk mencari solusi terhadap masalah lingkungan di komunitas mereka. Proyek ini tidak hanya meningkatkan pemahaman materi, tetapi juga mengembangkan keterampilan kolaborasi dan kreativitas.

2. Diskusi Kritis dan Debat

Berikan siswa topik yang relevan dan ajak mereka untuk mendiskusikan berbagai sudut pandang. Misalnya, dalam pelajaran sejarah, siswa dapat berdiskusi tentang dampak kolonialisme terhadap negara-negara berkembang. Aktivitas ini melatih kemampuan analisis dan argumentasi mereka.

3. Studi Kasus Interaktif

Gunakan studi kasus untuk membantu siswa memahami konsep yang kompleks. Dalam pelajaran ekonomi, misalnya, guru dapat menghadirkan kasus nyata tentang manajemen keuangan di perusahaan. Siswa dapat diajak untuk menganalisis data, mengidentifikasi masalah, dan mengusulkan solusi.

4. Pembelajaran Berbasis Inkuiri

Dorong siswa untuk bertanya dan melakukan eksplorasi mendalam terhadap topik tertentu. Guru dapat memberikan stimulus berupa pertanyaan terbuka seperti, "Mengapa beberapa negara lebih berkembang daripada yang lain?" Metode ini mendorong siswa untuk berpikir kritis dan mandiri.

5. Simulasi dan Role-Playing

Aktivitas simulasi memungkinkan siswa untuk mempraktikkan pengetahuan mereka dalam situasi nyata. Contohnya, dalam pelajaran geografi, siswa dapat berperan sebagai perencana kota dan merancang tata letak perkotaan yang ramah lingkungan.

6. Penggunaan Teknologi untuk Mendukung Deep Learning

Teknologi dapat menjadi alat yang efektif untuk mendukung pembelajaran mendalam. Platform seperti Google Earth, Canva, atau simulasi berbasis augmented reality dapat membuat materi lebih menarik dan mudah dipahami.

7. Pembelajaran Kolaboratif

Libatkan siswa dalam kelompok untuk menyelesaikan tugas bersama. Melalui kerja sama, mereka dapat belajar dari perspektif teman sekelas, berbagi ide, dan memperluas pemahaman mereka tentang materi.

8. Refleksi dan Umpan Balik

Ajak siswa untuk merefleksikan apa yang telah mereka pelajari. Berikan umpan balik konstruktif yang membantu mereka memahami kekuatan dan kelemahan mereka. Refleksi mendalam membantu memperkuat pembelajaran.

Kesimpulan

Menerapkan ide-ide pembelajaran deep learning di kelas tidak hanya membantu siswa memahami materi secara lebih mendalam, tetapi juga mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan di dunia nyata. Guru dapat menjadi fasilitator yang mendorong siswa untuk menggali potensi terbaik mereka melalui pendekatan pembelajaran yang kreatif dan inovatif. Dengan mengadopsi strategi ini, pendidikan tidak hanya menjadi proses transfer ilmu, tetapi juga perjalanan penemuan makna dan aplikasi praktis dalam kehidupan sehari-hari.

untuk unduhan file 49 Ide Pembelajaran Deep Learning dapat di klik pada tautan berikut : 49 IDE PEMBELAJARAN DEEP LEARNING

Aplikasi Perangkat Pembelajaran untuk Guru: Solusi Praktis Mempermudah Pekerjaan Guru

 

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Pada artikel ini, kami akan membahas beberapa aplikasi yang dirancang khusus untuk mempermudah pekerjaan para guru. Salah satu aplikasi yang akan kita bahas adalah aplikasi yang dapat digunakan pada semester 2 untuk semua jenjang pendidikan.


Langkah-Langkah Penggunaan Aplikasi

  1. Pengisian Identitas Awal
    Mulailah dengan memasukkan informasi seperti nama sekolah, nama guru, serta identitas lainnya. Contohnya, masukkan nama sekolah dan nama guru pada kolom yang telah disediakan, lalu klik "OK".

  2. Pilih Kelas dan Mata Pelajaran
    Setelah identitas diisi, Anda dapat memilih kelas dan mata pelajaran. Sebagai contoh, untuk kelas 1 dan mata pelajaran Matematika, tampilan akan otomatis menyesuaikan.

  3. Fitur Lengkap Aplikasi
    Aplikasi ini menyediakan berbagai fitur yang sangat membantu, seperti:

    • Prota (Program Tahunan)
    • Prosem (Program Semester)
    • CP dan ATP (Capaian Pembelajaran dan Alur Tujuan Pembelajaran)
    • Kriteria Ketuntasan Minimal (KKTP)

    Meskipun dalam Kurikulum Merdeka tidak secara resmi mencantumkan Prota dan Prosem, aplikasi ini tetap menyediakan fitur tersebut untuk memudahkan guru dalam perencanaan pembelajaran.

  4. Fitur Tanda Tangan Digital
    Anda juga bisa menambahkan tanda tangan digital menggunakan barcode atau QR code. Cara membuatnya cukup mudah, Anda dapat menggunakan aplikasi seperti Canva. Berikut langkah-langkahnya:

    • Masukkan tanda tangan manual ke Canva.
    • Pilih ukuran desain kecil, misalnya 500x500 piksel.
    • Gunakan fitur QR Code Generator di Canva untuk membuat barcode atau QR code.
    • Tambahkan nama di bawah QR code agar mudah dikenali.
    • Simpan dalam format JPG atau PNG, lalu unggah kembali ke aplikasi untuk digunakan.
  5. Lengkapi Dokumen Lainnya
    Aplikasi ini menyediakan dokumen pendukung, seperti jurnal, modul pembelajaran, hingga sampul dokumen yang menarik.

  6. Untuk Guru Mata Pelajaran
    Guru mata pelajaran juga dapat memanfaatkan aplikasi ini untuk menyusun Prota, Prosem, dan dokumen lain sesuai dengan kelas masing-masing.

APLIKASI INI GRATIS, TAPI KALAU ADA YANG MAU TRAKTIR NGOPI BOLEH, HEHE SEIKHLASNYA:
untuk unduh aplikasinya :KLIK DI SINI

Penutup

Dengan fitur-fitur yang lengkap, aplikasi ini dapat menjadi solusi praktis bagi para guru untuk mengelola administrasi pembelajaran dengan lebih mudah dan efisien. Selamat mencoba, dan semoga bermanfaat!

Terima kasih.

Penerapan Multi-Factor Authentication (MFA) pada Platform ASN Digital BKN

  Penerapan Multi-Factor Authentication (MFA) pada Platform ASN Digital BKN Seiring meningkatnya ancaman siber seperti phishing, pencurian i...