https://saweria.co/jamilsaiful

Administrasi Guru Kelas

Sosialisasi Pelaksanaan Pelatihan PM dan KKA Berbasis Komunitas: Konsep Baru Pengembangan Guru

 


Sosialisasi Pelaksanaan Pelatihan PM dan KKA Berbasis Komunitas: Konsep Baru Pengembangan Guru

Pelaksanaan Pelatihan PM (Pengelolaan Kinerja) dan KKA (Komunitas Kinerja Akademik) kini hadir dengan konsep baru berbasis komunitas. Program ini disosialisasikan melalui pertemuan daring (Zoom) dengan tujuan meningkatkan kualitas pembelajaran melalui kolaborasi guru dalam komunitas profesional seperti KKG (Kelompok Kerja Guru) dan MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran).

Konsep baru ini menekankan pada praktik nyata di sekolah, kolaborasi antar guru, serta keberlanjutan pengembangan kompetensi guru secara sistematis.


Konsep Pelatihan PM dan KKA Berbasis Komunitas

Pelatihan ini dilaksanakan melalui komunitas yang sudah ada dan aktif, dengan prinsip:

“Ada orangnya, ada tempatnya, ada jadwalnya.”

Artinya, komunitas harus memiliki:

  • Pengurus dan anggota yang jelas

  • Tempat pelaksanaan kegiatan

  • Jadwal kegiatan yang terstruktur

Komunitas yang dimaksud meliputi:

  • KKG (Kelompok Kerja Guru)

  • MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran)

  • Komunitas guru lain yang telah terdata secara resmi.


Pola Pembelajaran dalam Pelatihan

Pelaksanaan pelatihan dirancang dengan komposisi pembelajaran berikut:

  • 10% Teori Konsep
    Peserta memahami konsep dasar pelatihan.

  • 20% Diskusi Komunitas
    Guru berdiskusi dalam kelompok kerja untuk saling berbagi pengalaman dan solusi.

  • 70% Praktik di Sekolah
    Guru langsung menerapkan hasil pelatihan dalam kegiatan pembelajaran di kelas.

Pendekatan ini bertujuan agar pelatihan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi benar-benar berdampak pada perubahan praktik pembelajaran di kelas.


Pelaksanaan Pelatihan dalam 6 Siklus

Program pelatihan ini dilaksanakan dalam 6 siklus kegiatan, dengan durasi:

  • 1 siklus = 3 minggu

Dengan demikian, peserta akan mengikuti proses pembelajaran, diskusi, praktik, serta refleksi secara berkelanjutan.

Pelaksanaan program ini juga direncanakan berlangsung dalam dua tahap waktu, yaitu:

  • Sebagian dilaksanakan tahun ini

  • Sebagian dilanjutkan tahun depan


Peran Dinas Pendidikan

Dinas Pendidikan memiliki peran penting dalam memastikan program berjalan dengan baik, antara lain:

  • Melakukan verifikasi komunitas dan KKG yang aktif

  • Menginformasikan program kepada komunitas guru

  • Menghimbau atau bahkan mewajibkan ketua komunitas untuk memperbarui data anggota

  • Memastikan data yang diunggah benar dan dapat dipertanggungjawabkan

Dinas juga diharapkan memastikan bahwa komunitas yang didaftarkan memang aktif, memiliki komitmen, dan dapat dipercaya, bukan hanya sekadar untuk memenuhi persyaratan verifikasi.


Cara Pendaftaran Komunitas di Sindara

Ketua komunitas wajib melakukan pembaruan data melalui platform Sindara menggunakan akun belajar.id.

Langkah-langkahnya:

  1. Login melalui tautan berikut
    https://sindara.gurudikdas.kemendikdasmen.go.id/pendaftaran

  2. Pilih menu “Pilih dari Daftar” untuk mengecek apakah nama komunitas sudah terdaftar.

  3. Gunakan filter berdasarkan Kabupaten/Kota.

  4. Jika komunitas belum tersedia, klik “Buat Ajuan Baru”.

Daftar komunitas guru di Provinsi Lampung dapat dilihat melalui tautan berikut:
https://s.id/komunitasGTKlampung


Batas Waktu Pembaruan Data Komunitas

Ketua komunitas wajib:

  • Memperbarui data komunitas

  • Mendaftarkan anggota aktif

  • Mengunggah SK terbaru yang memuat pengurus dan anggota

Batas waktu pembaruan data: 30 Maret.

Setelah didaftarkan, anggota komunitas akan menerima notifikasi melalui email untuk menyetujui ajakan bergabung.


Proses Verifikasi oleh BGTK

Setelah data diunggah, BGTK (Balai Guru dan Tenaga Kependidikan) akan melakukan:

  • Verifikasi dan validasi (Verval)

  • Pencocokan data SK komunitas dengan data pada dashboard Sindara

Oleh karena itu, penting memastikan bahwa data yang diunggah benar-benar valid dan sesuai dengan kondisi nyata di lapangan.


Sumber Pendanaan Kegiatan

Pelaksanaan kegiatan komunitas dapat menggunakan dana yang dititipkan di sekolah, seperti:

  • Dana BOS

  • BOS Kinerja (BOSKIN)

  • Sumber pendanaan lain yang relevan

Pendanaan ini digunakan untuk mendukung kegiatan pelatihan dan implementasi pembelajaran.


Fokus Utama: Perubahan Praktik Pembelajaran

Hal terpenting dari pelatihan ini bukan hanya mengikuti kegiatan, tetapi mengimplementasikan hasil pelatihan di kelas masing-masing.

Karena pada akhirnya, konsep pelatihan apa pun tidak akan berdampak tanpa perubahan nyata dalam proses pembelajaran.

Melalui pendekatan berbasis komunitas, diharapkan guru dapat:

  • Berkolaborasi dengan sesama guru

  • Berbagi praktik baik

  • Meningkatkan kualitas pembelajaran secara berkelanjutan.


Penutup

Program Pelatihan PM dan KKA berbasis komunitas merupakan langkah strategis dalam meningkatkan profesionalitas guru melalui kolaborasi komunitas pendidikan.

Dengan dukungan dari Dinas Pendidikan, BGTK, serta komunitas guru, diharapkan program ini dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata terhadap kualitas pembelajaran di sekolah.


Komentar